Showing posts with label JalanJalan. Show all posts
Showing posts with label JalanJalan. Show all posts

Monday, October 18, 2010

EAT LOVE PRAY

There's no such thing as to much posting in one day. Kalo mood lagi tinggi buat menulis kenapa tidak? Kebetulan sekali saya baru selesai bikin Minutes of Meeting dari IC Meeting yang bikin super klenger karena harus baca catetan ceker ayam di agenda sambil mengingat-ingat bahasa bibir opa yang bahasa enggresnya bristish dan kuping saya yang kebanyakan pake earphone jadi rada budeg. Jadi setelah judeg akhirnya si mood berdatangan buat bikin posting. Eureka!!


Ceritanya hari kamis kemaren saya mebi and aira sepakat buat nonton ELP di EX. Sudah was was karena cuaca yang mendadak aneh bin ajaib (jam 3 sore tau tau langit menggelap seperti jam 7 malem disertai hujan deras) plus IC Meeting yang diharapkan bisa selesai dalam waktu 3 jam saja karena banyak cancel tapi kok ya agenda sudah berkurang rapatnya jam 5 masih lancar jaya aja. Puji Tuhan ternyata ga berapa lama rapat selesai dan saya langsung kabur minta ijin duluan balik ke ruangan terus beres2x dan berangkat ke EX. Dan karena cuaca aneh bin ajaib jam 3 tadi itu somehow jam 5an Thamrin sangat bersahabat. Begitu sampe ternyata ada 4 kursi kosong di pojok atas. Dengan culas kami ambil kursi itu dengan harapan ga ada orang yang cukup sinting nonton dan duduk sendirian jadi kami bisa taro tas disitu hihihihi. Sayangnya harapan tinggal harapan, ada sepasang kekasih yang rela duduk belakang2xan demi nonton film ini *tas di kaki sajah*


Now, about the movie. Saya membuka mata dan telinga saya lebar-lebar sepanjang film. Dari awal saya sebenernya ga punya ekspektasi apa-apa ke film ini. Intinya cuma pingin tau aja seperti apa siy film diangkat dari buku yang super laris itu. Ndelalah niat saya pingin baca bukunya juga terlalu besar mengingat teman-teman saya yang sudah punya bukunya pada bilang malas buat baca karena somehow bukunya dalam edisi bahasa enggres maupun bahasa Indonesia hurufnya super kecil sehingga ga enak dibaca *alasan yang aneh tapi nyata loh* he3x. So, ketika film dimulai saya mulai menyimak apa siy inti permasalahan si Liz ini. What made her so unhappy sampe perlu buat duit keliling dunia. Dan sampai film selesai saya ga ngerti. Apa juga yang bikin dia depresi dan ga bahagia. Kesimpulan saya waktu itu dia simpy egocentric dan self-centered. Everything evolved around her. Happiness is not be found but to be made menurut saya. Yang menghibur saya cuma lokasi shooting di Italy. Karena nonton sama mebi maka saya bisa cekikikan liat tempat-tempat yang pernah kami kunjungi *aira dilarang sirik*. Sayangnya waktu itu kami pergi sama tour jadi ga bisa seperti Liz yang menjelajah terlalu dalam masuk ke labirin2x dan makan di pizzaria kecil yang nyempil-nyempil. Jadi worth it ga nontonnya? Worth banget lah secara abis itu ditraktir Haagen-Dazs 1 scoop sama aira pake point reward Citibanknya hihihihi
So, let's Pray, Love & Eat

Thursday, June 18, 2009

Bandung Selatan Gateway

another gateway
to south bandung
with 'selendang ungu gank'


ciwidey - kawah putih
ranca upas - penangkaran rusa
rancabali - kebun teh
situ patengang - sailing
cimanggu - pemandian air panas
patuha - tracking + flying foxing + ATVing
.
FransLus

Sunday, August 03, 2008

Monday, April 07, 2008

SunJay Siblings on Vacation

Sabtu pagi suasana udah gegap gepita di SunJay Resident karena SunJay siblings mau berangkat pagi ke arah Bandung for a family (minus the parents of course) vacation. Sudah lama sekali kami ga jalan-jalan ber4 (dengan catatan ke Bun Ong tidak dihitung ya he3x). Kali ini sih kami jalan ga terlalu banyak persiapan kecuali my brada yang harus cek mobil, saya yang booking hotel dan my sista nyiapin kamera dan perlengkapan lainnya (lensa-lensanya yang beranekaragam dan tripod pastinya). Setelah sarapan kami berangkat santai-santai aja dan perjalanan sepanjang Jakarta - Bandung relatif lancar nyaris sepi. Sampai di Bandung tujuan pertama kami ke kebun Strawberry ALL ABOUT STRAWBERRY karena saya belum pernah kesana. Pingin tau dan photo-photo aja siy karena biar saya penyuka strawberry rasanya ide memetik strawberry langsung dari kebun ngga terlalu fantastik. Masuk ke lokasi kami dikenakan biaya Rp 5ribu rupiah tapi dapat ditukar dengan juice strawberry. Acara ditutup dengan makan siang disana. Lumayan juga sih suasana dan makanannya. Cocok juga buat orangtua yang ingin membawa anaknya berekreasi.

.

Setelah kenyang, kami bergerak ke arah Lembang untuk mengunjungi curug Cimahi. Lokasinya dekat sekali dengan Universitas Advent. Tinggal belok kiri dan ngga berapa lama kita akan menemukan pangkalan angkot hijau muda yang merupakan lokasi masuk ke arah curug yang berketinggian sekitar 83 meter dan bertingkat 2. Keren abis tempat ini tapi untuk mencapai lokasi siap-siap pegel-pegel kaki. Kalo bisa sih pake sepatu atau sandal yang enak karena turun dan naiknya harus melewati tangga terjal kurang lebih 20-30 menit. Buat anak balita dan orang tua tidak dianjurkan kecuali punya fisik yang prima. Sampai hari ini betis saya masih harus terus dioles counterpain karena berasa ketarik dan perih. But for the sake of memory and photography it's worth the pain. Sayangnya sih ketika kami tiba di dasar air terjun cuaca agak buruk. Hujan gerimis membuat kami jadi terbatas dalam mengambil photo. Dan parahnya my Sista lupa bawa bantalan tripod jadi kami ga ada photo ber4. So, next time will be better.
.

Setelah puas disini kami bergerak ke arah Bandung untuk check in ke hotel dan bersih-bersih. Sampai di hotel kami mandi dan istirahat sebentar untuk kemudian cari makan murah meriah. Kali ini kami ga cari makanan yang cafe-cafe-an tetapi makanan sunda umum yang murah meriah saja seperti warung nasi ampera. Sambelnya mah uhuy banget deh. After that kami meluncur ke arah CiWalk (setelah sempet tersesat beberapa kali padahal bawa peta canggih dan sempet tanya kanan-kiri beberapa kali he3x). Disana kita ngopi-ngopi di Starbucks dan buka notebook buat buka toko dan cek email tosca. Bandung emang beda. Suasana malam disana tuh bikin kita betah berlama-lama ga pulang apalagi ngeliat tingkah polah ABG yang lagi malam mingguan. Semua kebagian deh cuci mata apalgi my brada he3x. Lewat tengah malam kami balik ke hotel karena kami berencana ke Gereja pagi keesokan harinya.

.

Jam 6 pagi weker sudah berdering tapi belum ada yang tergerak untuk mandi padahal rencana ke Gereja jam 7. Walaupun lokasi Kathedral sangat dekat dari hotel tapi bergerak tuh malas banget. Setelah gebrak sana sini kami akhirnya selesai beberes dan memutuskan ke gereja jam 8.30 yang sudah 15 menit lagi. Setengah ngebut kami pasrah bakal ga dapet tempat duduk ternyata sampai sana kurang 5 menit masih banyak tempat duduk. Agak bingung juga kami karena kalau di Jakarta misa jam segitu adalah misa paling padat. Dan ternyata ketika komuni kami baru menyadari bahwa misa itu memang padat banget. Ternyata....... orang Bandung banyak yang telat ke Gereja. Di paskalis udah dipelototin sama romo Tote tuh kekekekekek

.
Selesai ke gereja kami cari sarapan. Rencananya ke Mang Oyo tapi karena lokasi lebih dekat ke Batagor Kingsley maka kami memutuskan untuk sarapan disana saja sekalian beli pesanan si Isa. Mulai dari Batagor, Mie Ayam, Es Oyen kami babat. Kami semua memang berperut kadut he3x. Setelah kenyang ke arah dago untuk beli kartika sari pesanan orang kantor lalu kami menuju ke arah Setiabudi. Ngga sengaja kesasar lewat Gedung Sate kami sekalian mampir juga ke Yoghurt Cisangkuy. Walaupun kami baru saja makan tapi kalo udah liat jajanan kami ga bisa nolak. Liat aja temen-temen yang kami beli untuk menemani minum Yoghurt. Mulai dari sosis/kentang goreng, Tahu udang dan rujak. Di Setiabudi apalagi yang dituju kalo bukan Rumah Mode. Ke Bandung belom afdol kalo belum ke FO. Dan FO favorite kami ya Rumah Mode secara segala ada. Males mampir dari satu FO ke FO yang lain. Selain ngabisin duit juga ngabisin tenaga. Ngga belanja banyak plus beli oleh-oleh buat orang rumah dan si Elisabet. Sudah selesai kami langsung menuju ke Warung Mak Une untuk mengisi perut (lagi?!?!?!) sebelum akhirnya mengarahkan kendaraan ke Pasteur untuk pulang secara Bokap dan Nyokap udah kangen :p

.

FransLus

Wednesday, March 26, 2008

KOREA

Sebuah payung imut nan lucu bermotif polkadot hitam putih sudah tersimpan manis dalam tas saya. Selain itu ada tas travel le sport sac cantik juga sudah dilipat rapi untuk dibawa pulang ke rumah. Darimana semua barang itu? Ya pastinya dari Isa secara dia yang dengan enaknya dapet beberapa kali dapet jatah keluar negeri dari kantor. Kalo saya? Ke Bangkok dan Singapore aja batal apalagi sampe ke Hongkong. Yah emang rejeki jalan-jalan saya harus pake duit sendiri kali ya? hehehehe.
.
Ngomong-ngomong tentang jalan-jalan, ada kabar kabur kalo trip gank kemprul berikutnya adalah ke KOREA! Hoa! Ini mah memancing macan tidur secara kalo sesuai kabar sebelumnya trip bakal ke Beijing and Hongkong saya bisa dengan lega hati menolak tawaran buat ikut. Tapi ke KOREA boss! Ini impian saya semenjak tergila-gila sama film-film korea yang biarpun ga mutu tapi para aktornya bikin ngiler-ngiler. Mampukah saya menolak? Harus mampu sebetulnya secara dengan hitung-hitungan bodoh saja saya harusnya ga mampu buat jalan-jalan lagi terutama dengan ditaruhnya uang saya untuk investasi dan bisnis. Tapi kalo tiba-tiba ada program cicilan pake BNI saya mampu ga ya menolaknya? Hmmmm... pikirin nanti aja deh, secara juga trip-nya masih bulan juli hehehehehehe
.
FransLus

Monday, February 25, 2008

Medan - Dibuang Sayang

Tugas di Medan kemaren sebenernya sangat menyenangkan karena saya ga perlu terlalu berkutat sama angka-angka yang menjemukan. Saya banyak keluar kantor dan keliling liat Medan dan segala hiruk-pikuk kotanya mas mantan. Saya dan Des menginap di salah satu hotel bintang 5 (untung dapet partner sesama wanita jadi bisa sharring) yang kebetulan hanya sekitar 10 menit jalan kaki ke kantor Medan. So kami mencoba beberapa alternatif mulai dari jalan kaki, naik angkot dan BenTor (Becak Motor yang ternyata ga seluas keliatannya). Ngeri dan lucu banget secara kita kayak orang udik yang baru pertama kali naik becak he3x.

Andai saja saya ke Medan dengan sesama pemakan segala pasti saya sudah berburu oink-oink secara disana pusat dari lapo segala lapo. Tapi kali ini cukup puas dengan makanan halal-halal saja macam Duren, Sate Padang, Makanan Sipirok, RM Garuda, Lontong Pecel dan lain-lain yang standard. Sisanya kebanyakan stay di hotel ngerjain kertas kerja atau ngetawain Nona Igun di Indosiar plus tidur.

Menyetir di Jakarta saja sudah bikin saya stress apalagi harus menyetir di Medan. Galak-galak sekali para supir angkot dan bahkan supir kendaraan pribadi. Belok haram ngesen dan kecepatan pantang pelan. Saya di mobil kantor sih hanya pasrah saja secara supir-supir kantor pasti udah jagoan semua. Yang penting aman di perjalanan dan selamat sampai di tempat.

Selama di Medan secara sengaja saya memperkenalkan diri sebagai orang batak karena ada inisial N di bagian akhir nama saya yang memungkinkan saya mengolok-olok orang kantor. Tapi memang tampang saya mirip orang batak kali ya? Udah beberapa kali (kalo ga mau dibilang puluhan) saya dituduh orang batak dan beberapa dijatuhi hati oleh orang batak. Padahal saya Jawa tulen loh. Mungkin karena banyak bergaul dan berteman dengan orang batak kali ya? Atau karena waktu hamil ibu saya benci sama orang batak he3x. Tapi saya sering dikira orang Menado atau Ambon juga sih (anehnya jarang banget dibilang Jawa).

Waktu mau pulang ke Jakarta, di Polonia saya ketemu sama Fatma & Holly yang adalah teman Cosmo Trip Shanghai-Beijing tahun lalu (duh.... udah lama banget ya saya ga travelling?) dan udah pasti cwe-cwe kalo ketemu pake cipika cipiki dan teriak-teriak histeris. Ngobrol-ngobrol tentang trip berikutnya sampai akhirnya terlontar cita-cita mereka buat backpacking ke Eropa di 2010. Sebagai traveller sejati dengan semangat 45 saya langsung daftar buat join (kayak yang ada duit dan waktu aja). Saya rindu perjalanan di tahun 2003 itu. Dulu waktu dibatasi dan lokasi diatur, backpacking pasti lebih bebas. Duh, jadi inget sama kedipan cwo-cwo Italia yang emang terkenal genit (secara saya kan eksotik dimata mereka he3x) dan cwo Filipina yang ketawa ngakak ngeliat tingkah kita yang bak putri di kastil heidelberg or nyari crepes keliling paris karena merasa crepes asalnya pasti dari perancis or masukin semua toko satu-satu di Spanish Trap sampe dipelototin yang lain karena terlambat datang di tempat ngumpul or ketinggalan botol berisi salju pesenan Yovi di Titlis and so on and so on. Hoa! Kangen jalan-jalan! Tapi musti inget bisnis dan investasi nih. Mau cerita Medan tapi kenapa ngelantur sampe eropa? Aira, saya dan Meb udah ke St. Peter loh. Kamu kapan? Hehehehehe *puchi puchi*
.
p.s. di pesawat ada cwo lucu ngajak kenalan. Tapi ternyata, dia masih ABG. Coba kemaren itu saya bilang saya angkatan 2000 juga. Tapi muka ga menipu kali ya? Musti cepet-cepet balik ke dr. Tina nih he3x

FransLus

Friday, February 22, 2008

HOME

It's 1 am and i'm still awake. Just finished the working paper and sent it to related party so that tomorrow me and Des don't have to go to the local office so early. We want to enjoy our last day here relaxing and peacefully. And I'm so wanting to go home. No particular reason except that I miss my messy room just like my life right now. I never really enjoy out of town assignment. My business need to be taking care of cause i feel sorry for letting Ji handled it by herself. But the good thing is, i manage to get a customer here and broaden the sales too. I don't really want to think anything else but my business. It keeps my sanity in its place.

FransLus

Wednesday, January 09, 2008

New Year Vacation - 2008 part 4 - End

1 January 2008. Bangun dalam keadaan masih 'koma' karena Ndri pamit pulang. Pesawat dia kemaren datang paling malam dan dia pulang paling pagi. Kangen kantor katanya. Tsk... Never happen to me after fun vacation. Masih setengah sadar kami semua beberes untuk check out. Jam 12 kami sudah siap semua dan check out dari hotel. Berhubung kami dapat penerbangan malam kami memutuskan untuk menitipkan tas dan koper dulu untuk jalan-jalan dulu mengisi waktu.
.
Dengan taksi kami ke poppies untuk mengantar kak Ti yang harus extend karena ga dapet pesawat tgl 1. Setelah selesai check in kami yang sedang kelaparan berat karena tidak sarapan bergerak ke arah kuta square. Di sana kami langsung mengarah ke cafe DULANG yang menyediakan makanan internasional. Well, makanan apapun jadi deh secara kami lapar beratzz. Management restaurant ini masih berantakan tapi overall makannya okeh kok (entah karena lapar atau karena memang enak). Setelah kenyang akhirnya kita cuma muter-muter aja di sekitaran pasar seni sambil yang lain nawar gantungan kunci. Setelah selesai kami ke arah pantai untuk kegiatan wajib di Bali yaitu cat kuku dan fake tattoo. Saya hanya cat kuku kaki dan tangan sedangkan Zie dan Isa tattoo di kaki. Lucu juga tapi saya ogah ah. Takut alergi dan bengkak kayak Alf dulu.

Cek jam rasanya masih ada waktu buat kongkow-kongkow akhirnya kami nongkrong di rosso viso (akhirnya!) sambil ngomongin orang-orang yang lalu lalang di depan kita. Ada kejadian lucu, si Isa dengan pedenya pesen Long Island Ice Tea. Perasaan saya minuman itu pake alcohol tapi melihat Isa pesen dengan gagah perkasa saya pikir dia pasti sudah cek content minuman dan emang ini Long Island jenis lainnya. Ternyata habis mencicip sedikit dia langsung meletakkan minuman di meja. Pas saya mau nyoba saya langsung tau alasannya kenapa dia ga jadi minum. Sok Tau Sih! Hihihihi. Ga terasa, sudah jam 5 jadi kami musti bergegas ke hotel untuk ambil barang dan ke bandara dengan mobil hotel yang sudah kami pesan sehari sebelumnya. Masih ada waktu buat ganti baju karena baju kami sudah basah kuyup akibata jalan dari kuta ke melasti. Masih santai dan ketawa-tawa di mobil. Liat-liat photo. Agak Macet memang. Tapi kami masih banyak waktu.

Kami tiba di bandara sekitar 40 menit kemudian. Tapi anehnya counter check-in belum dibuka. Padahal kan penerbangan kami tinggal sejam lagi. Aneh! Tanya sama bule australi di depan kita katanya memang belum dibuka. Ketika akhirnya dibuka kami masih santai sampai mbak-mbaknya menyebutkan nomor penerbangan. Loh... kok QZ 7515 sih? Kan nomor penerbangan kita QZ 7513? Ada yang salah nih? Cek ke tiket form kita dan voila! Kita semua salah baca jam. Yang seharusnya jam tiba di Jakarta kita sebagai jam keberangkatan kita. Bodohnya! Auditor kok teledor! Dengan kepanikan tingkat tinggi kita langsung maju ke depan untuk lapor. Tapi Puji Tuhan! Karena emang ada delay juga plus kita semua udah ada di tempat jadi si mbak memperbolehkan kita masuk sambil bilang "langsung masuk pesawat ya karena tinggal nunggu kalian!" hoahahahaha. Kejadian langka nih. Beberapa tas yang harusnya masuk bagasi ditolak karena kita udah telat. Ya sudahlah... Udah bagus dikasih masuk he3x. Pengalaman bodoh tapi pastinya bikin jadi lebih hati-hati next time. Tiba jam 8 malam dan adik saya sudah menjemput. Anter Zie pulang lalu saya dan Isa makan malam dulu untuk kemudian juga mengantar dia pulang. Maunya sih sampai di rumah bisa istirahat tetapi ternyata ada sepupu dan anaknya yang rewel. Ya sudah, basa-basi dikit dan lanjut ke alam mimpi! Zzzzzzzzzzzzzzzzzz

FransLus

Saturday, January 05, 2008

New Year Vacation - 2008 part 3

..
Day 3! The last day in 2007 dan kami sudah memiliki rencana untuk menghabiskannya. Hari ini adalah relax time. Karena masih ada yang harus dibeli maka kami kembali ke sukawati untuk belanja-belanji. Saya dan Zie ga banyak belanja jadi setelah kami selesai belanja karena kelaparan kami menuju ke warung makan di pojokan pasar. Melihat nasi bungkus kami langsung ngiler padahal kami ga tau apa isinya. Tanya si mbok ternyata salah satunya adalah babi guling. Saling pandang tanda setuju kami pesan masing-masing sebungkus. Harganya cuma Rp 3000 aja gitu loh. Entah karena lapar atau karena emang enak, kami makan lahap sekali. Setelah semua beres dengan belanjaan masing-masing kami langsung menuju ke sebuah SPA yang sudah kami survey sehari sebelumnya. Namanya Raissa dan lokasinya di jalan legian. Sempet bete karena reservasi kami diambil orang lain tapi akhirnya alls are ok. Zie memisahkan diri dari kami karena dia harus ketemu sama mbak Nurin dari Conrad untuk diskusi regarding the wedding. Saya selesai duluan dan memutuskan untuk jalan di sekitaran kuta square sambil liat-liat cowok keren berbody uhuy. Sayang, rasanya kali ini saya ga gitu banyak liat cowok-cowok jepang yang keren. Setelah semua selesai kami makan siang di Asian Spice yang ada di jalan kartika plaza dan dilanjut dengan kembali ke hotel untuk ganti baju keren he3x. Jalan di kuta sudah ditutup untuk mobil sehingga kami harus jalan kaki. Setengah jalan saya ga kuat dan berbinar-binar ketika ada beberapa tukang ojek menawarkan tumpangan (ga di jakarta ga di bali tetep aja saya seorang penumpang ojek sejati!).
.
Sampai di hotel saya dan Zie yang sudah tiba duluan melakukan hitung-hitungan pembayaran hari terakhir dengan Beli Gusti. Setelah beres kami mandi dan ganti baju. Beres 2 jam kemudian maka kami bersiap untuk ke arah kuta square buat makan malam. Tujuannya restoran BLUEFIN yang sudah kami incar semenjak kami tiba di Bali. Karena ga ada kendaraan kami memutuskan jalan kaki. Rutenya melewati gank-gank di sekitaran poppies dan legian. Jauh sekali rasanya secara kami dalam keadaan lapar tetapi karena sudah tidak kuat jalan kami sempat berenti sebentar di Starbucks Legian untuk istirahat sambil melihat kerian di Club Bounty yang penuh pemabuk dari australia. Cukup dengan istirahat singkat kami masih akhirnya berhenti di Paper Lunch karena sudah tidak kuat menahan lapar. Porsi yang cukup besar membuat kami kembali dapat energi baru dan meneruskan perjalanan ke arah pantai kuta. Di tengah perjalanan kami berhenti membeli minuman dan terompet untuk bekal di pantai. Agak khawatir dengan geledek-geledek yang mengganggu, kami tetap optimis (ilmu visualisasi yang ternyata ga cocok digunakan hari ini). Di pantai kami membeli tikar dan cari spot bagus buat liat kembang api sambil tentu saja.... photo photo!
.
Everything went well dan kita sempet kenalan sama tetangga kita yang orang malang tapi tiba-tiba rintik-rintik hujan jatuh dari langit tepat setengah jam sebelum midnight. Kami lari berteduh di depan Pizza Hut tetapi rupanya hujan tidak mereda tetapi makin parah dan deras. Saya yang tidak dapat spot bagus benar-benar kehujanan seluruh tubuh. Countdown pun dilakukan ditengah derasnya hujan. Ironic eh? Sepanjang kami di bali kami nyaris ga tersentuh hujan tetapi menjelang tahun baru malah hujan deras sekali. Setengah jam menanti kami memutuskan untuk kembali ke hotel dengan keadaan yang masih hujan cukup deras. It feels so far far away! Kembali ke hotel kami langsung ganti baju dan bergiliran mandi dan seperti biasa ngeriung dan ngegossip sambil upload photo. What a day to celebrate New Year. It was fun though :p
.
"It's raining hard here by the beach and I take it as a sign of many blessing that pouring hard in 2008. Happy New Year! God Bless You!"

FransLus

Friday, January 04, 2008

New Year Vacation - 2008 part 2

30 Desember pagi saya, Zie and kak Ti bangun pagi untuk ke misa jam 9.00 dengan taksi dan tanpa sarapan. Gerejanya buagus dan besar sekali. Sebagai turis tentu saja ada sesi photo-photo dan saya lihat banyak juga yang photo-photo so i guess mereka juga turis he3x. Suasanya agak kurang bali dan lebih berasa ke daerah timur macam ambon dan flores karena mayoritas umat dan pilihan lagunya cenderung ke arah sana. So, setelah misa kami dijemput oleh Isa dan Ndri untuk ke Joger. Rencana saya beli kaos titipin Pitt tapi ramenya bo ga tahan, mana yang dicari ga ada pulak. Selesai kami lanjut ke arah Nusa Dua. Tujuannya adalah Hotel Conrad karena Zie berencana menikah disini atau tepatnya di Infinity Chappel yang memang indah sekali pemandangan dan suasananya. Agak lama kami disini dan perut udah krucuk krucuk plus secara kami belum sarapan. Sesuai petunjuk Beli Gusti (recommended driver buat yang mau ke bali) kami mengarah ke restoran nasi ulam. Nah, yang ini saya ga gitu rekomendasikan karena selain nunggunya lama pelayanannya juga ga ramah tapi entah kenapa ramai sekali.
.
Kenyang, tujuan berikutnya adalah Garuda Wisnu Kencana dan Dreamland. Agustus lalu saya ke Dreamland semua masih belum tertata dan ada pungli menyebalkan tapi kali ini sudah ada penataan dengan biaya retribusi berticket yang masuk akal. Sayangnya karena cuaca yang kurang bagus, Dreamland yang sekarang sungguh sangat crowded ga lagi bisa dinikmati dengan nyaman. Sunset yang kurang indah kami tinggalkan untuk.......... MAKAN! Kemana? Ke restoran yang namanya PLEKUNG yang sederet dengan Joger. Nah, restoran ini jadi favorite kami semua karena rasanya yang mantap dan sambelnya yang maknyus. Kemana setelah ini? Ke Hotel! Karena kami masih dalam keadaan lembab dan basah dari Dreamland so kami memutuskan untuk ke hotel buat ganti baju dan langsung jalan lagi. Kali ini kembali ke arah kuta square. Rencananya mau ke viva rosso (atau rosso vivo?) yang berada persis di depan pantai kuta sambil ngopi-ngopi dan ngecengin bule. Eh, belum lama keluar dari mobil tiba-tiba hujan rintik-rintik menghadang. Akhirnya kita lari ke cafe terdekat di pengkolan pantai yang namanya WAFE. Suasana sih ok tapi pemandangan kurang. Setelah hujan reda kami mencoba lagi jalan di sepanjang kuta dan apa yang terjadi? Hujan lagi! Setelah reda kami menuju ke McD untuk beli teh hangat dan memanggil Beli Gusti untuk kembali hotel dan ngeriung plus upload photo plus gossip :p
.
Franslus

New Year Vacation - 2008

Kali ini perjalanan saya ke bali berbeda dengan perjalanan saya sebelumnya. Agustus kemarin lebih banyak dihabiskan dengan kongkow-kongkows dan clubbing tetapi kali ini saya menjadi turis yang menikmati alam dan budaya bali plus masakan bali. Sensasinya beda tapi sama-sama menyenangkan. Hari pertama saya, Isa dan Zie berangkat dengan pesawat yang sama dan kak Ti sudah menanti di airport. Sambil mengisi perut kami menunggu kedatangan Ndri dengan pesawat yang lain. Kenapa kami datang dengan pesawat yang berbeda? Karena awalnya hanya 3 orang yang akan berangkat tetapi di saat-saat terakhir kita ketambahan peserta dan for me the more the merrier. Awalnya salah satu dari kami akan menginap di tempat lain tetapi tampaknya pihak hotel tidak keberatan kalau kami ber5 tinggal di satu kamar dengan extra bed. At midnight kami mau keluar lagi buat checking the neighborhood tapi hujan menghadang sehingga kami memutuskan untuk tidur saja menyambut esok.

Pagi hari tanggal 29 Desember sederat jadwal sudah menanti. Kami menyewa avanza seharga 250 ribu/ per hari dengan supir 70 ribu per 8 jam. Setelah sarapan kami langsung menuju ke arah tapak siring, kintamani, lalu mengarah ke ubud untuk mampir di restoran babi guling bu oka yang saking terkenalnya ketika saya tiba disana pukul 2 siang saya nyaris kehabisan (lucky for us ada seporsi besar yang masih tersisa buat kami bungkus). Kenapa bungkus? Karena ga semua dari kami bisa makan babi hehehehe. Jadi kami di restoran bebek bengil yang for me rasanya ok aja tapi antri dan harganya agak terlalu mahal menurut saya. Setelah makan siang acara kami lanjutkan dengan berkunjung ke pusat belanja bali yaitu pasar sukawati. Datang menjelang tutup kami lumayan banyak dapat belanjaan. Ndri & Kak Ti borong lukisan dan saya sibuk dengan baju bambu he3x. Setelah selesai kami menonton pertunjukan Tari Kecak. Interesting show! I wish every tourist destination in Indonesia can provide such cultural and entertaining show. After that we go to nasi pedes bu Andika yang sayangnya kali ini tidak didatangi oleh artis ibu kota (remember the Luna Maya thing? he3x). Setelah itu kami mengarah ke kuta square untuk belanja-belanja di di hardrock dan sekitarnya sambil cuci-cuci mata setelah sebelumnya mampir ke gereja Fransiscus Xaverius Kuta untuk cek jadwal misa minggu pagi (6.30 dan 9.00 in case ada yang butuh). Setelah lelah kami memutuskan untuk kembali ke hotel dan ngeriung sebelum istirahat dan tidur.
.
FransLus

Sunday, December 30, 2007

The Vacation

Hore! Sekarang jam 1 pagi di bali dan saya lagi ngeblog he3x. Ternyata hotel kita walaupun dipesan pake feeling menyenangkan juga. Agak jauh dari pantai sih tapi ga masalah secara disini kita sewa mobil plus supir dari pagi sampe pagi lagi. Everything was fantastic here. Ketika kami berangkat kami agak was-was karena cuaca buruk di hari-hari sebelum keberangkatan kami. I'll tell you all later about the vacation.
.
Happy New Year!!!
.
FransLus

Monday, August 27, 2007

BALI GATE

Yes, I'm back! Back to work and back to reality (ost. Ku.De.Ta ya li? hehehe). Hari ini saya masih belum ngantor alias nambah jatah cuti jadi begitu sampai di rumah jam 2 siang saya unpacked koper dan tas langsung nyambung dengan tidur yang panjang sebagai balas dendam kurang tidur yang parah selama di Bali.

Kamis, 24 Agustus 2007
Akhirnya saya, Li and Ri berhasil juga mengaktualisasi trip ke bali yang saya pikir hanya bakal jadi wacana saja. Diawali dengan kehebohan menunggu Li yang datang di saat-saat terakhir karena masih harus ngantor but finally we arrived in Bali sekitar jam 7 malam dan menunggu sebentar untuk di jemput oleh mbak Ayu temennya Ri. Abis itu kita makan di warung nikmat yang saat itu makannya sudah tinggal sedikit. Tapi karena lapar apapun rasannya enak saja. Habis makan kami diantar ke hotel yang terletak di Poppies dan kami sepakat untuk tidak menyebutkan namanya tempatnya kepada siapapun demi alasan keamanan (padahal karena gengsi kalau ada yang tahu kami nginep di kawasan jalan jaksanya bali huehehehehehe). Tapi biarpun bukan hotel berbintang kenyamanan, kebersihan dan fasilitas tempat itu ga kalah kok, buktinya mayoritas penghuni hotel adalah orang bule yang rajin berjemur di pinggir kolam renang nearly naked kekekekekek. Yang pasti sih dari segi reasonable buanget buat menghemat dan memperluar kesempatan belanja. Setelah duduk-duduk acara dilanjut dengan jalan ke kawasan pinggir pantai kuta dan memutuskan untuk nongkrong-nongkrong di salah satu resto and lounge sambil menunggu teman mbak ayu yang akan menemani kita keliling selama di Bali. Setelah puas kami kembali ke hotel dan istirahat.
Jumat, 25 Agustus 2007
Hari ini rencananya adalah wisata kuliner seperti yang disebut oleh traveler guide map and book yang saya bawa dari jakarta. Yang pertama adalah Nasi Pedes Ibu Andika yang sudah kesohor ke seluruh penjuru Bali dan sering didatangi oleh wartawan kuliner seperti Bondan Winarno. Waks! Ternyata memang benar makanan campuran jawa timur dan bali ini rasanya maknyos dan pedas bukan alang kepalang.Oh ya, sebelumnya kami mampir ke Joger dulu yang posisinya kurang lebih diseberang agak ke kiri warung bu Andika untuk liat-liat and end up ga beli apa-apa karena ga ada yang menarik. Setelah itu acaranya adalah keliling kuta square buat liat-liat dan belanja-belanja. Hari ini adalah hari pertama kita sewa mobil. Harganya lumayan murah buat kita terutama kalo ga pake supir. Jadi kita hanya mengandalkan kemampuan menyetir Li dan peta buta dari edisi Bintang Liburan plus tanya kanan kiri. Dilanjut acara ke pantai untuk aktivitas cat cat kuku dan photo-photo di pantai sambil berakrab-akrab dengan ibu-ibu bali penjaja jasa cat kuku/ pijat/ kepang yang ternyata memakai sistem group dan pembagian pendapatan. Setelah itu kami iseng-iseng ke arah jimbaran untuk lanjut makan malam tapi karena ga menemukan yang dimaksud jadi kami memutuskan kembali ke arah hotel untuk mandi dan ganti baju. Akhirnya kami ketambahan satu orang teman dari Bali yang jadi guide dan pengantar kami jalan-jalan. Makan malam kami kembali ke arah jimbaran tepatnya di Menega yang direkomendasikan oleh Majalah. Tiba jam 10 lokasi makan kami sudah agak sepi sehingga makanan lumayan cepat datang. Rasa mungkin tidak terlalu menggigit tapi ya sudahlah rasanya ga jadi masalah karena lapar makanan apapun rasanya jadi enak. Setelah selesai makan kami memutuskan untuk melakukan kegiatan gaul ala bali. Pertama kami ke bar di daerah Dhyana Pura yang sekitarnya banyak Gay Bar. Ga gitu nyaman disana karena selain suasana dan musiknya ga asik (serasa di jalan Jaksa kata li) plus pemandangan juga bikin bete akhirnya kami pindah untuk Dugem ke Deja Vu Jln Double Six yang terletak di Blue Ocean Beach. A modern, high tech and trendy cocktail and wine bar with good DJs. Sempet dapet kenalan bule Aussie dan saya melakukan kebiasaan lama. Setelah puas kami balik jam 3 pagi untuk kemudian kembali ke hotel. Si Ri masih lanjut jalan dan baru kembali keesokan harinya (bah... jam 3 mah emang udah keesokan hari kale' he3x) sedangkan saya dan Li setelah ngedumel sedikit melanjutkan hidup dengan tidur.
Sabtu, 26 Agustus 2007
Pagi-pagi acara dimulai dengan sedikit shock therapy kecil-kecilan tapi akhirnya we manage to overcome the shock dan memutuskan untuk ke Dreamland dengan berbekal pede dan ancer-ancer arah dari teman Ri. Kami cari makanan siang dulu sebelum ke Dreamland. Cita-cita nyari Babi Guling tetapi karena dari informasi di Bintang paling enak ada di daerah Ubud dan berlawanan arah dengan Dreamland jadi kami mencoba tanya-tanya ke satpam hotel. Akhirnya dapet petunjuk untuk ke arah Sunset Road dan dengan sedikt bertanya kanan kiri akhirnya kami tiba disana. Saya memesan Babi Guling Hot Plate yang menurut saya rasanya ok. Setelah kenyang baru mulai perjalanan ke Dreamland. Pantai ini memang belum terlalu dikenal buktinya ketika kami bertanya pada warga sekitar masih banyak yang tidak tahu apa itu Dreamland he3x. Sebenarnya lokasi Dreamland tidak terlalu sulit untuk dicapai tetapi karena minim papan petunjuk yang ada kami malah sempat kesasar sampai ke nusa dua. Balik arah dan voila kami akhirnya sampai walaupun sempet dibuat bete sama petugas satpam ilegal yang minta uang RP 10ribu sebagai tanda masuk. Sempat berargumentasi dan akhirnya menyerah dan membayar dengan setengah hati. Seperti biasa di pantai pemandangannya ya bule-bule bugil yang berjemur. Sambil menunggu sunset kamipun sibuk photo-photo sambil memandangi pantai yang indah. Setelah sunset kami bergegas meninggalkan tempat karena pantai akan segera menjadi gelap. Kami mengarah ke hotel untuk mandi dan ganti baju untuk Dugem he3x. Hari ini mbak Ayu kembali bergabung untuk makan malam dan menyambung Dunia Gemerlap. Rencananya kami akan ke Ku.De.Ta tetapi makan dulu di restaurant PlengKung yang enak banget makanannya. Ayam dan Kangkung Plecing-nya enak banget. Sambelnya pas banget rasa dan pedasnya di lidah saya. So, dengan perut agak membucit kami mengarah ke kawasan Seminyak tepatnya jalan Oberoi untuk ke Ku.De.Ta tapi sayang ketika kami tiba disana ternyata sedang acara White Party dimana saya liat semua orang memakai baju warna putih dan setelah tanya-tanya tiket masuk ke pesta tersebut harganya 50USD saja. Bah, malas banget deh musti bayar segitu secara itu sama saja dengan tiket pulang kami ke Jakarta. So kami memutuskan untuk kembali ke esokan harinya saja dan merubah tujuan untuk ke Kama Sutra di daerah Kuta. Dan kemudian terjadilah BALI GATE yang ga minat saya ceritakan. Pokoknya hari itu saya dan Li jadi menyadari kalo kami ternyata berbakat jadi Detektif swasta dan mungkin bisa bikin biro investigasi DUO DETEKTIF kekekekekek. Di Sunset Road kami mengambil keputusan bersama and then there were two. Kembali ke hotel dengan lega dan siap menyambut hari esok yang lebih cerah sambil saling berjanji untuk tetap have fun.
Minggu, 27 Agustus 2007
Hari ini kami kebo banget. Jam 9 pagi kami terbangun karena orang rental datang mengambil mobil. Dan kami yang baru tidur 4 jam turun ke tempat sarapan untuk mengisi perut. Setelah selesai makan Li melanjutkan dengan pijat sedangkan saya tidur lagi. Kami kebablasan tidur sampai-sampai ga sadar ketika kita keluar kamar waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore. Setelah membeli liontin pesanan Isa saya dan Li memutuskan untuk kembali me-rental mobil yang kali ini harganya diturunkan lagi oleh PaK Gede (sedikit maksa sih tapi karena sudah 3 hari pake mobil yang sama dengan berat hati dia setuju - the power of negotiation). Jadi untuk makan siang kami pergi makan lagi di Warung Ibu ANdika sekalian membelikan titipan kulit ayam. Disini ternyata si Li jadi rada histeris karena idolanya si Luna Maya datang dan makan disitu. Li memohon agar saya mau memphoto dia dan Luna Maya. Ibu Andika membantu untuk minta ijin ke Luna Maya dan dia bersedia setelah selesai makan. Pas Luna sudah selesai makan eh malah Li-nya yang ga pede dan mengurungkan niat so dengan banting harga saya yang minta ijin ke Luna dan voila jadi deh photo itu. Setelah Luna Maya incident kami mengarah ke Joger untuk memenuhi pesanan Pitt yang sayangnya tidak bisa saya penuhi karena ternyata Joger tutup jam 6 sore. Setelah selesai makan kami memutuskan untuk belanja oleh-oleh di galeria kuta dan belanja baju-baju bali di pasar seni kuta. Setelah puas belanja kami makan malam di warung Made yang terkenal itu. Buat saya sih rasanya biasa-biasa aja. Ngga ada yang istimewa so setelah kenyang kami langsung lanjut ke Ku.De.Ta tanpa kembali ke hotel karena baju Dugem sudah ada di mobil. Dari kegagalan sehari sebelumnya dan keahlian Li mengenali jalan maka kami berhasil tiba di Ku.De.Ta dan beruntung langsung mendapatkan spot duduk di pinggir pantai yang strategis. Sayangnya pemandangan di sebelah kanan kami agak mengganggu yaitu pasangan suami istri yang lagi honeymoon dan asik asik sendiri ga perduli sekitar. Disini sempet ada bule-bule perancis yang ingin bergabung tapi kami tolak secara ga ada tempat juga gitu loh. Setelah kami merasa cukup photo-photo (loh.... tujuannya mau photo-photo atau minum-minum siy? huehehehehe) akhirnya bayar bill dan salah dua bule perancis itu datang lagi. Rupanya ada yang tertarik sama Li sejak awal dan mengajak kenalan. Ya nothing to loose kenalan aja tapi Li memberikan alamat e-mail palsu atas saran saya huehehehehe. Pulang dengan senyum-senyum di kulum kami merasa pengalaman hari ini sungguh menyenangkan. Kembali ke hotel kami memutuskan untuk melunasi pembayaran hotel agar keesokan harinya semua sudah beres. Saat sudah siap untuk tidur dan setelah bersih-bersih kami baru menyadari bahwa HP Li ketinggalan di Ku.De.Ta tapi ga bisa berbuat apa-apa karena ternyata sudah tutup dan telephone tidak ada yang angkat. Sambil mencoba tabah Li memutuskan untuk pasrah dan berusaha tidur.
Senin, 28 Agustus 2007
Pagi-pagi kami terbangun setelah weker yang sengaja dipasang untuk mencegah kami telat bangun buat flight 11.40 kami ke Jakarta berbunyi. Setelah bangun saya langsung menelphone Ku.De.Ta dan senang sekali karena ternyata HP Li sudah ditemukan. Lega maka kami sarapan dan meminta front office untuk memanggil taksi. Lalu pulanglah kami... Back to Life Back to Reality!

FransLus

Tuesday, July 31, 2007

HardRock Trip

Hoa Hoa... Si Cici udah mau jalan lagi tanggal 2 Agustus. Jauh-jauh hari udah diingetin wishlist-nya tapi karena berasa masih jauh jadi santai aja. Ngga taunya udah tinggal 2 hari lagi dia berangkat. Pinginnya sih kalo ada budget and waktu ikutan juga. Tapi apa daya dompet dan jadwal ujian tidak berpihak pada saya he3x. Udah gitu yang bikin tambah bete di Cosmo Trip Desember kemaren kan ga ada acara ke Chatucak Market (sedangkan dari 2 tahun sebelumnya saya gagal ke sana karena harus ngejar pernikahan seorang sahabat saya udah ngidam abis karena kata Isa disana barang2xnya bagus, banyak dan murah), Eh kok ya ndelalah yang ini ada ke Chatucak-nya. Mau marah ga siy... Mau nitip juga bingung takut selera beda dan barang yang spesifik dicari udah ga ada lagi. Akhirnya titip anting lucu yang waktu itu saya beli banyak di MBK dan sekarang udah pada raib entah dimana. Mudah-mudahan si Cici nemu deh karena di MBK yang jual itu ga terlalu banyak.
.
btw. biarpun harga-nya secara dollar lebih murah daripada Cosmo Trip tapi sekarang 1 THB = Rp 280 padahal dulu 1 THB = Rp 255 saja. Jadi lumayanlah ada yang bikin perjalanan kemaren lebih ok daripada yang sekarang he3x.
.
FransLus

Friday, July 13, 2007

About China : Fact Sheet

Ada beberapa informasi yang saya dapat selama perjalanan saya ke china dan rasanya dibuang sayang juga hehehehehehe

1. Kalau bertanya tentang anak pada rakyat china jangan tanya "anaknya berapa?" tapi tanyalah "anaknya perempuan atau laki-laki?" karena kebijakan 1 anak benar-benar diterapkan disana. Pelanggaran terhadap kebijakan tersebut ngga hanya berupa denda yang sangat besar tetapi juga masa depan si anak.

2. Menyambut olimpiade, beijing sedang menyiapkan flat-flat untuk atlet-atlet yang berlaga nantinya. Selain itu sebuah stadion olahraga megah berbentuk sarang burung juga sedang dibangun.

3. Jalan-jalan di china terutama di beijing dan shanghai lebar-lebar dan bahkan lebih lebar daripada jalan Sudirman, mungkin karena disesuaikan dengan jumlah penduduknya.

4. Jalan-jalan di beijing memiliki jalur tersendiri untuk motor dan sepeda tetapi jumlah motor relatif sangat sedikit. * indahnya kalo jakarta juga begini.

5. Selama saya di china saya tidak menemukan seorangpun cowok chinese yang keren dan gaya seperti F4. I wonder why? Mungkin musti ke Hongkong atau ke Taiwan baru menemukan tipe cwo idola saya itu hehehehe

6. Giordano dan Baleno sangat murah disana. Sebuah polo shirt saya beli seharga 60 RMB (setara 75ribu) sedangkan saya cek di jakarta harganya 250ribu. Lumayan banget ya?

7.Baleno di China menjual shampoo :p

8. I'll think about the others later

FransLus

Wednesday, June 27, 2007

Cosmopolitan Trip - Beijing & Shanghai - 14/19 June 2007

Sebenernya pingin cerita panjang lebar seperti cosmo trip ke Bangkok+Pattaya Desember kemaren tapi kayaknya bakal jadi panjang banget dan pasti pada males juga bacanya. Mendingan liat slide show aja ya... Disitu bisa keliatan bagaimana China terutama Beijing & Shanghai adalah kota yang jauh lebih rapi daripada Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia. Malahan, dari segi kebersihan Jakarta masih amat sangat jauh untuk mengejar. Tetapi harus saya akui, mitos-mitos bahwa Toilet disana bau adalah benar adanya Huehehehehehe...
.
FransLus

Wednesday, June 20, 2007

BitterSweet

Hai... I'm back. Balik kemaren landing di jakarta sekitar jakarta 6 sore and tiba di rumah sekitar jam 8an. Dilanjut dengan acara bongkar2x koper sekalian bagi-bagi oleh-oleh untuk orang rumah sekaligus juga cerita-cerita pengalaman sampe jam 11an malam. Masih sempet nonton tv sebentar (kangen banget nonton tv lokal yang berbahasa sendiri) terua tidur. Pagi ga sadar alarm bunyi tapi kebangun denger suara motor my lil bro. Langsung mandi dan lain-lain dalam keadaan setengah sadar terus di kantor kerja masih belum mood. Udah kayak zombie aja karena pikiran udah ke tempat tidur aja bawaannya.
.
So far masih bisa bertahan tapi jadi bete karena dapet berita mengenai masalah kuliah. Aduh, please deh. Hari ini pingin bales tidur 5 hari yang hilang malah kayaknya harus begadang kerjain tugas buat jum'at. Sekali-sekali saya tinggal terima beres aja bisa ga siy. Huh! Mana kerjaan juga kejar tayang pulak. Padahal punya partner tapi ditinggal 3 hari nyaris tanpa kemajuan sama sekali. BETE.
.
Oh btw. liburannya menyenangkan karena temen2xnya asik-asik trus tempat wisatanya keren-keren pulak (China terutama Beijing dan Shanghai surely surprise me karena yang ada dalam bayangan saya tempat-tempat itu pastai kotor dan bau ternya ngga sama sekali, well... kecuali toiletnya of course he3x) . Yang mengecewakan tuh adalah...... belanjanya!! Saya merasa over estimate, mungkin karena keterbatasan waktu juga sih. Koper yang tadinya diharapkan beranak pinak malah hanya hamil aja alias jadi membesar bukan karena belanjaan tapi karena trolley bag yang tadinya saya bawa ke cabin pas berangkat, pulangnya saya masukin ke dalam koper. RMB saya malah masih sisa... tumben... hehehehe
.

FransLus